Cerita sek dewasa ngentot rtis prily perawa sape lemes

Kemudian aku menyusul ke apartemennya, setelah dipersilahkan masuk oleh Roro akupun duduk di sofa.

“Ini Pak…, aku punya baju buat Pak Parno, sama sedikit uang…”, kata Roro sambil menyerahkan satu kantong kertas plastik dan amplop kepadaku.

Enak…”, erang Roro yang sudah berada dalam pengaruh gendamku. Roro yang tampak ragu tapi sudah mulai dalam pengaruh gendam. ya begitu sayang…., kamu telah meminum pejuku…., sekarang kamu adalah milikku…, Roro kamu adalah lonteku, budak nafsu diriku….”kataku, memang yang telah terkena gendam dan meminum pejuku maka wanita itu akan menjadi budak setiaku.“Sekarang Roro harus mulai berikrar kepadaku, untuk menjadi budakku…”perintahku pada Roro. Roro Fitria mulai berikrar di depan ku.“Saya…., Roro Fitria mulai detik ini akan menjadi budak sex tuan…, budak yang patuh terhadap perintah tuan, semua lubang yang ada di tubuhku boleh dimasuki oleh kontol tuan…”, kata Roro Fitria.“Emmhh …

Lubang apa aja yang ditubuhmu Roro…..” tanyaku kepada Roro.

“Mulut, Vagina dan Dubur saya tuan….”, jawab Roro Fitria yang sudah tampak horny.“Mulut, Memek, sama Bool…, begitu ngucapnya…, dan kamu bersedia jadi lonteku…, dan melayani orang-orang yang aku suruh untuk menikmati tubuh mu dan kamu harus bersedia di gangbang oleh banyak laki-laki yang aku perintahkan”,kataku yang langsung masuk sebagai perintah kepada sang artis montok itu. Lama aku memacu birahinya dan Roro Fitria pun mengimbanginya dengan menggelora, sampai akhirnya tubuh Roro mengejang dan sambil memeluk erat tubuhku kembali menyemprotkan cairan yang meledak dari dalam rahim Roro, Roro pun orgasme untuk yang kedua.

“Iya, Mulut, Memek dan Boolku boleh di masuki oleh kontol tuan, dan Roro bersedia untuk menjadi lonte tuan, dan Roro bersedia untuk di gangbang tuan….,tubuh Roro seutuhnya milik tuan”, begitulah kata Roro Fitria yang sudah 100% dalam pengaruhku. begitu rapat..” kataku terus mengocok vagina Roro maju dan mundur dan Roro pun semakin menikmatinya, hilanglah rasa pedih dan sakit yang tadi diraraskan Roro terobati dengan kenikmatan yang tiada taranya. Untuk beberapa saatku menghentikan gerakannya dan memeluk erat tubuh Roro sambil melumat bibirnya. Tampak darah segar keluar dari vagina sang artis sintal itu.“Bagaimana kamu masih mau lagi sayang…???

Roro Fitria tampak sangat sexy dalam balutan kaos merah ketatnya.” , kataku sambil terus memijit, tanganku mulai meremas buah dadanya yang montok. Roro tampak mengangguk dan wajahnya memerah karena malu.“Sekarang, Roro buka celanaku, dan kolorku…”, perintahku pada Roro Fitria. Sekarang Roro sudah mulai terbiasa dengan bau tak sedap dari penisku.“Ah…, ya begitu Roro sayang…, terus jilatan mu enak sekali…, sekarang mulai masukan kontolku ke mulutmu dan jangan di gigit”, kataku sambil memegangi rambut indah milik sang artis. Tampaknya penisku sampai di rongga kerongkongannya…, Roro tampak pucat. Aacchh”rintih Roro yang mulai terbiasa, dan malah menikmati oral pertamanya. Roro sayang, enak sekali seponganmu…, aku sebentar lagi keluar…,kamu harus meminum semua pejuku….” Kataku kepada Roro Fitria.Roro tampak kaget tapi dia tidak dapat berbuat banyak. Meski wajahnya memerah dia hanya menggelengkan kepala.“Roro, mau melihat kontolku…? Roro tampak patuh dia mulai bersimpuh didepan ku dan memplorotkan celana dan celana dalamku. Roro tampak belum biasa terhadap bau tak sedap penisku.“Ayo Roro…, jilat dan kulum kontolku…”, perintahku pada Roro, yang dilanjutkan dengan anggukan dari Roro. Disertai anggukan Roro yang terus melakukan oral terhadap penisku.“Acckkhhh….keluar sayang…., minum pejuku…..”,erangku.Roro Fitria sekarang sudah tanpa busana.“Mendekatlah kemari lonteku…..”,perintahku kepada Roro. Ammmpppuuunn”jerit Roro kesakitan, kepalanya terdongak kebelakang, tangannya meremas sofa menahan ngilu bahwa vaginanya telah dimasuki penis milikku. Aku mulai memainkan payudara Roro dan tangan satunya menelusuri tubuh yang sintal milik Roro Fitria, merasakan kulitnya yang halus dan lekuk tubuhnya yang sexy.Roro mulai mendekatiku….., aku mulai remas-remas bongkahan payudaranya…. menahan perih dan ngilu divaginanya.“Diam kamu lonte….., kamu yang minta di entot sama aku, sekarang kamu rasakan kontolku”, dengan kasar aku sentakan penisku sekuat-kuatnya ke dalam vagina Roro…. Namun aku seperti orang kesetanan, aku genjot tubuh Roro yang sedang menahan sakit itu, sampai Roro Fitria meringis, kepalanya membanting-banting ke kiri dan ke kanan sambil tangannya meremas-remas sofa. Roro sudah semakin hanyut dalam persetubuhan.“Yah…terus Roro, enak…terushh !

Search for cerita sek dewasa ngentot rtis prily perawa sape lemes:

cerita sek dewasa ngentot rtis prily perawa sape lemes-84cerita sek dewasa ngentot rtis prily perawa sape lemes-1cerita sek dewasa ngentot rtis prily perawa sape lemes-45

Tuan…., Roro ingin tuan mengambil keperawananku…, ngentot memek Roro yang belum pernah di jamah kontol….,silahkan Tuan…”, jawab artis sintal itu dengan manja. Dengan lembut aku mencium kening, hidung, pipi dan sambil menghembuskan nafasku mencium telinga Roro yang membuat gairah dalam tubuhnya kembali berkobar dan seluruh bulu-bulu halus ditubuhku berdiri. ”gumamku merasakan himpitan dinding vagina Roro terhadap penisku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

One thought on “cerita sek dewasa ngentot rtis prily perawa sape lemes”